About

Senin, 08 April 2013

My Milad

Astaghfirullahul'adzim...Umurku berkurang satu tahun dari yang dijatah Allah. Entah masih berapa tahun lagi atau bahkan hitungan bulan, minggu, hari atau jam, menit dan detik sekalipun saya tidak tahu apakah saya masih bisa menikmati nikmat Allah yang tak terhingga ini karena setiap saat manusia pasti menemui kematiannya kelak dengan cara apapun juga. Intermezzo saja ya paragraf atas sekedar mengingat kematian aja, yang penting semasa hidup bisa memaksimalkan waktu dengan banyak mengingat Allah dengan cara beribadah, mematuhi perintahNya dan menjauhi LaranganNya serta banyak bersedekah. Hampir dua tahun saya menjalankan usaha toko bangunan semenjak hijrah dari Jakarta tahun 2011. Banyak sih perbedaannya antara menjadi karyawan di sebuah perusahaan dengan menjalankan usaha milik sendiri. Saya mungkin mau menceritakan pengalaman pribadi waktu masih tinggal di Jakarta, dari zaman sekolah SMA, kuliah S1 hingga kerja dan alhamdulillah S2 juga bisa selesai. Kalau diceritakan dari SMA mungkin panjang sekali yang bisa saya tulis di Blog ini, intinya waktu di SMA saya termasuk orang yang agak lumayan badung. Banyak kenakalan remaja kala itu yang saya jalani, dari sering bolos sekolah, hingga tawuran dengan sekolah lain juga sering. Namun Alhamdulillah saya tidak merasakan Narkoba walaupun lingkungan sekolah dan tempat tinggal saya termasuk banyak pemakai hingga bandar sekalipun. Lulus SMA, keinginan saya sebenarnya pengen kuliah di UI namun apa daya tidak lulus ujian masuknya dan akhirnya memutuskan untuk kuliah di Universitas Trisakti dan jurusan yang saya ambil Ekonomi Pembangunan. Jurusan ini adalah paling sedikit peminatnya karena kebanyakan memilih jurusan Manajemen dan Akuntasi. Perkiraan saya waktu itu Ekonomi Pembangunan adalah jurusan yang paling mudah untuk lulusnya,ternyata paling susah. Semester satu saya merasakan NASAKOM alias nasib satu koma. Istilah Indeks Prestasi yang cuma satu komaan. Karena semester satu saya belum begitu serius untuk kuliah, nakalnya zaman SMA masih terbawa. Sering bolos dan malas belajar namun semua berlangsung di semester pertama saja karena pada semester kedua saya mulai serius untuk kuliah dan ingin cepat menyelesaikan kuliah tepat waktu. Inginnya empat tahun saja lulusnya namun karena semester awal saya indeks prestasinya tidak bagus akhirnya 4,5 tahun bisa saya selesaikan. Lulus S1 kepikiran langsung S2 tapi sambil kerja. Karena di Jakarta sulit mencari pekerjaan, saya sempat diajak dosen untuk membantu projectnya mengolah data mentah dan menganalisanya. Tahun 2008 saya mulai bekerja di sebuah bank swasta di Jakarta. Sejak menikah 2007 sebenarnya saya ingin langsung balik ke Tanah Grogot untuk membuka usaha. Tapi istri dan keluarganya kurang setuju karena istri saya yang merupakan anak terakhir sulit untuk dilepas apalagi jarak antara Jakarta dan Kalimantan yang jauh. Saya pun mengalah saja, dan mencari pekerjaan di Jakarta. Hati terdalam saya sebenarnya sudah sangat jenuh menjalani kehidupan di Kota Besar Jakarta karena setiap hari kerja saya harus bergelut dengan kemacetan. Tapi saya jalani semua dengan sepenuh hati dan tetap bersabar. hamp[ Beberapa bulan menjalani profesi saya sebagai karyawan bank saya merasa kok tidak begitu berkah karena saya bermain dengan bunga dan riba tentunya yang dalam islam tentu saja haram. Sempat dilema juga ketika itu karena satu sisi saya harus menjalankan tugas saya, sedangkan satu sisi saya banyak melakukan kesalahan menjerumuskan nasabah kepada riba. Setelah hampir tiga tahun bergelut dengan dunia perbankan, akhirnya pada awal tahun 2011 saya memutuskan untuk pindah dan menetap di Tanah Grogot mengingat sedang dibangun ruko untuk tempat saya usaha. Tepat bulan Juni 2011 untuk tanggalnya saya lupa, dibukalah Toko Sumber Bangunan 2 yang melayani penjualan bahan bangunan/ material di Tanah Grogot.
Add to Cart

0 komentar:

Posting Komentar